Selamat Datang di Korean First

Pendidikan Terbaik Untuk Siswa Terbaik

5 Alasan Mengapa K-Drama Tidak Realistis Bagi Masyarakat Korea

Kepopularan Drama Korea di luar negeri mempengaruhi banyak sekali masyarakat dunia hingga ke Indonesia. Hal ini pun menjadi salah satu penyebab adiksi berlebihan kepada segala sesuatu yang berhubungan dengan Korea, dari budaya hingga kebiasaan-kebiasaannya. Namun, tahukah kalian kalau  masyarakat Korea sendiri justru tidak terlalu mengikuti perkembangan drama yang muncul di televisi mereka?

Menurut wawancara yang dilakukan oleh salah satu portal informasi di You Tube, Asian Boss,  masyarakat Korea tidak begitu sering menonton drama dan hanya 2 dari 10 pria yang mau menonton drama Korea. Kebanyakan drama Korea pun ditonton oleh kaum hawa di Korea, alasannya mungkin karena  drama menggambarkan sosok laki-laki yang ideal serta kebanyakan dari alur cerita drama-drama tersebut begitu penuh dengan plot-twist sehingga membuat penasaran.

Dari wawancara tersebut pun diketahui bahwa tema mainstrem yang diangkat dalam serial drama adalah tema percintaan. Tema percintaan ini bahkan selalu ada di tipe drama mana pun, entah drama tentang kesehatan, kejahatan, dan lain-lain. Nah, karena ini semua tentang percintaan, maka drama Korea pun kurang lebih membuat sebuah mainset tentang “cowok idaman” dan “relationship goals” di Korea. Namun, nyatanya, masyarakat Korea pun sepakat bahwa di dunia nyata atau di tengah-tengah masyarakat mereka sendiri, drama Korea itu ternyata sangat tidak realistis. Berikut alasan-alasan yang diungkapkan.

  1. “Nyaris tidak akan ada kesempatan bagimu untuk berkencan dengan pria seperti di drama-drama Korea.”


Masyarakat Korea bahkan kaum hawanya sendiri pun berpendapat, menemukan pria yang “mirip” dengan drama-drama Korea itu kesempatannya bahkan kurang dari 1 banding 100. Kesempatannya sangat kecil dan tidak semua pria di Korea seperti yang ada di drama Korea. Bagi masyarakat di Korea, pria-pria yang muncul di drama Korea itu sangat tidak realistis dan tidak mungkin ada seorang pria pun yang seperti itu.

  1. “Drama Korea itu menyenangkan karena sangat tidak realistis.”


Ketika pewawancara menanyakan kepada salah satu narasumber yang kebetulan seorang pria, ia menjawab bahwa drama Korea itu menyenangkan karena sangat tidak realistis. Oh, wow! Ini cowok Korea asli loh yang bilang. Jadi semua kejadian yang terjadi di drama Korea nyaris semuanya fiksi belaka bagi mereka.

  1. “Banyak sekali skenario di drama Korea yang tidak realistis. “

Masyarakat Korea merasa banyak sekali skenario yang tidak realistis di dalam drama Korea, seperti tokoh laki-laki sangat kaya dan perempuan sangat miskin dan alur cerita menjadi cerita seperti dongeng cinderella. Lalu, tokoh-tokoh yang terlihat sangat mudah untuk jatuh cinta hingga terasa janggal karena itu tidak  mungkin terjadi. kemudian, pria yang kamu sukai tiba-tiba saja menjadi saudaramu yang telah lama hilang.

  1. “Drama Korea itu terlalu romantis.”

Bagi narasumber laki-laki sendiri pun merasa kalau drama Korea terlalu romantis dan pada kenyataannya pria-pria di Korea tidak seperti itu. Namun, mereka pun tidak memungkiri bahwa drama Korea kini mempengaruhi banyak pria di Korea di dalam hubungan. Meskipun pada kenyataannya pria di Kora tidaklah romantis, memiliki manner, atau pun peka, mereka mencoba untuk terlihat seperti itu kepada pasangannya.

  1. “Semakin tinggi espektasimu semakin besar pula kekecewaan yang akan kamu dapatkan”


Ketika salah satu narasumber ditanyakan apa pesan kalian kepada orang-orang yang berfantasi tetang Korea melalui drama Korea, ia menjawab bahwa jangan terlalu berekspektasi terlalu tinggi agar tidak kecewa terlalu besar. Hmmm… mungkin benar juga ya?

 

Nah, itu dia alasan mengapa kalian harus realistis saat menonton drama Korea karena pada kenyataannya di masyarakat Korea sendiri tidak ada yang seperti itu. namun, jangan bersedih dulu nih sobat Korean First! Cowok-cowok di Indonesia juga gak kalah gantengn kok sama cowok-cowok di drama. Hehehe.

KOREAN FIRST © 2018