KOREAN FIRST

Pendidikan Terbaik Untuk Siswa Terbaik

Berhati-hatilah! Ini 5 Hal yang Harus Kamu Ketahui Sebelum Melayat Jenazah di Korea

Upacara pemakaman di setiap belahan negara memang berbeda tergantung budaya serta agama yang dianut oleh masing-masing orang. Bahkan orang-orang yang tinggal di daerah-daerah pinggiran Kota serta mereka yang tinggal di kota pun memiliki cara pemakaman yang berbeda.

Di Korea sendiri, pemakaman jenazah orang yang sudah meninggal memiliki caranya yang sangat unik dengan perpaduan budaya Barat dan Timur yang sangat kental. Nah, kali ini Korean First akan membahas tentang pemakaman khas Korea yang sangat umum dilakukan oleh masyarakat Korea yang tinggal di kota. Upacara pemakaman di Korea biasanya dilaksanakan selama 3 hari terhitung sehari setelah hari kematian. Dua hari pertama dan kedua dihabiskan untuk menyemayamkan jenazah dan memberikan penghormatan terakhir bagi jenazah tersebut dan hari terakhir digunakan untuk mengkremasi atau mengubur jenaza sesuai keinginan keluarga.

Pada tahun 2017, delapan dari sepuluh keluarga memilih untuk mengkremasi anggota keluarga mereka yang meninggal daripada melakukan pemakaman. Selain lebih murah dan tidak membutuhkan banyak persiapan, cara seperti ini lebih populer di Korea yang tidak memiliki lahan yang cukup luas untuk membuka tempat pemakaman umum. Sehingga pemakaman khas Korea biasanya merupakan sebuah gedung yang khusus diperuntukan untuk menyimpan abu jenazah atau tembok peringatan bagi keluarga yang telah berpulang.

http://www.seoulsite.com/survival-faq/a-korean-funeral/

 

Upacara pemakaman khas masyarakat Korea yang tinggal di perkotaan (kalian pasti sering banget lihat adegan dan lokasi ini di drama-drama Korea) biasanya dilakukan di Jangryesik-jang (장례식장) yaitu rumah duka khusus untuk menyemayamkan jenazah sebelum dilakukan prosesi penguburan atau pengkremasian. Di Korea, tempat ini seperti hotel khusus pemakaman. Keluarga bisa menyewa tempat ini untuk tiga hari bahkan bisa menyewa pakaian pula. Akan tetapi, biasanya Jangryesik-jang tidak hanya menyediakan tempat khusus bag satu keluarga saja, melainkan banyak keluaga. Jadi, biasanya tempat ini bisa digunakan untuk menyemayamkan beberapa orang.

Nah, setelah kalian mengerti secara garis besar pemakaman jenazah khas Korea. Untuk persiapan jikalau kalian memiliki kesempatan untuk tinggal di Korea atau untuk kalian yang suka menambah wawasan tetang Korea, ada baiknya mengetahui apa-apa saja yang harus kalian perhatikan sebelum pergi ke Jangryesik-jang untuk melayat kerabat yang sudah meninggal.

 

  1. Jangan khawatirkan soal pakaian, kenakan saja pakaian berwarna hitam

Jika kalian kebingungan untuk memilih baju apa yang pantas untuk dikenakan saat melayat, kenakan saja pakaian berwarna hitam. Masyarakat Korea telah mengadopsi kebiasaan bangsa barat yang mengenakan pakaian hitam untuk perkabung. Meskipun di berbagai daerah yang berada di pedesaan hanbok berwarna putih masih digunakan sebagai tanda berkabung, akan tetapi jika kalian tinggal di perkotaan maka warna hitam lebih dominan. Biasanya anggota keluarga yang berkabung mengenakan sehelai kain putih yang diikat di lengan mereka.

 

  1. Hindari mengenakan pakaian berwarna merah, atau segala bentuk pernak-pernik yang berwarna senada

Google

Warna merah, seperti di dalam budaya bangsa Asia Timur, identik dengan suka cita dan kegembiraan. Sangat dilarang untuk mengenakan pakaian berwarna merah untuk melayat serta membawa pernak-pernik yang  berwarna senada karena hal itu menunjukkan “suka cita” di saat seharusnya kalian berkabung dan menunjukkan duka.

 

  1. Hindari menggunakan perhiasan

Google

Selain menghindari mengenakan pakaian berwarna merah, saat kalian melayat, jangan pula kalian mengenakan perhiasan atau apa pun juga. Perhiasan dikenakan untuk menarik perhatian serta memamerkan kekayaan, sementara di dalam tempat pemakaman yang menjadi pusat perhatian adalah jenazah yang sedang disemayamkan.

 

  1. Persiapkan uang duka

Hal yang satu ini cukup penting. Sebelum kamu datang ke rumah duka, kamu harus mempersiapkan sejumlah uang duka bagi keluarga yang ditinggalkan. Selain uang ini sangat membantu keluarga dalam mengurus keluarga mereka yang meninggal, hal ini juga menunjukkan secara konkrit betapa kita ikut berduka. Biasanya uang duka ini dimasukan ke dalam amplop putih bertuliskan namamu secara vertikal yang menyatakan rasa duka, lalu kita memasukan amplop tersebut ke dalam kotak yang sudah disediakan.

Jumlah uang yang diberikan tergantung seberapa dekat hubunganmu dengan orang yang telah meninggal tersebut. Contohnya, jika kamu menghadiri pemakaman anggota keluarga dari rekan kerja, kamu bisa memberikan uang sekitar 50.000 Won saja. Akan tetapi jika teman kerja yang cukup dekat denganmulah yang meninggal, mungkin kamu harus memberikan uang yang lebih banyak dari itu.

 

  1. Jika kamu cukup punya uang, mungkin kamu bisa mengirimkan karangan bunga

http://thesawon.blogspot.co.id/2014/11/four-weddings-funeral-and-baby-shower.html

 

Di sepanjang lobi menuju tempat duka, ada tempat khusus yang disediakan untuk menaruh karangan-karangan bunga tanda duka cita. Bunga-bunga tersebut biasanya diberikan oleh perusahaan tempat bekerja, rekan bisnis, atau organisasi dan lain-lain. Kalian sebenarnya tidak diwajibkan untuk melakukan ini, uang saja sebenarnya sudah lebih dari cukup.

Nah, itu dia lima hal yang harus kalian perhatikan sebelum melayat jenazah kerabat yang ada di Korea. Masih banyak yang bisa kalian ketahui tentang upacara pemakaman khas Korea ini. Korean First akan membahasnya di artikel-artikel berikutnya, so, stay tune ya Sobat Korean First!

Baca juga :

9 Es Krim Unik yang Bisa Kamu Nikmati di Seoul

13.000 Pekerja Asing Tanpa Dokumen Ditangkap Oleh Pemerintah Korea Tahun Ini

“Call Bells” Begini Cara Orang Korea Memanggil Pelayan

Tahu Gak Sih? Putri Terakhir Kerajaan Korea Ternyata Bukan Orang Korea, Loh!

Hati-hati Jika Ingin Pijat di Korea, Kalian Bisa Melanggar Hukum Loh!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOREAN FIRST © 2018