Selamat Datang di Korean First

Pendidikan Terbaik Untuk Siswa Terbaik

Coba Lihat! Ini 3 Lokasi Besejarah Korea yang Selama Ini Tersembunyi di Bawah Tanah

 

Baru-baru ini, ada beberapa lokasi yang akhirnya terbuka bagi publik untuk pertama kalinya dalam sejarah Korea. Lokasi ini dibuka melalui program tur khusus satu bulan yang telah dimulai sejak bulan Oktober lalu. Meskipun program tur ini hanya berlangsung singkat dan akan berakhir pada Minggu, 26 November,  sisa-sisa cerita “seram” dan unik masih terasa hingga saat ini. Nah, untuk kalian yang belum berkesempatan untuk mengunjungi lokas-lokasi ini, tidak masalah! Mungkin kalian bisa berangan-angan untuk dapat ke sana dengan harapan program seperti ini akan dibuka kembali tahun depan.

Nah, tampa banyak basa basi lagi, ini dia tiga lokasi bersejarah yang salama ini belum pernah dibuka untuk umum!

  1. Ghost Station – Sinseol-dong

A post shared by Eunyoung Jeong (@befreshey) on

Siapa menyangka sebuah stasiun bawah tanah ternyata dibangun di atas stasiun lama yang telah terbengkalai dan isunya sangat berhantu. Sepasang pintu berwarna ungu menyembunyikan tangga menuju stasiun itu. pintu rahasia itu telah tertutup bagi publik selama empat dekade di bawah stasiun Sinseol-dong.

Satu lantai yang berada di bawah stasiun Sinseol-dong yang setiap harinya sibuk dengan aktivitas manusia terdapat sebuah platfrom kereta api yang hanya hidup dari suara-suara kereta yang melintas di atas platfrom tersebut. Platfrom ini tuntas dibangun pada tahun 1974, namun secara mendadak, rute rel diubah dan  platfrom tersebut tidak pernah digunakan oleh penumpang hingga sekarang.

Di dinding yang ada di salah satu ujung platfrom tergantung tanda “11-3 Sinseol-dong” dan sampai sekarang belum pernah dilepas hingga jadi berdebu dan usang. Hal ini sepertinya menunjukkan begitu lamanya waktu berlalu di tempat ini.

Sesungguhnya, platfrom rahasia Stasiun Sinseol-dong ini tidak banyak menarik perhatian publik, sampai pada suatu ketika tempat ini dikjadikan lokaso film dan video musik. Orang-orang pun menjadi tertarik karena atmosfir tempat ini yang terasa unik dan settingnya yang menyeramkan. Film Korea berjudul “Cold Eyes” mengambil gambar di sini, serta dua grup idola Korea papan atas seperti EXO dan Twice pun mengambil lokasi ini sebagai tempat salah satu video mereka.

Selama tur singkat ini berlangsung hingga tanggal 26 November, lokasi gelap dan mengerikan  ini dibuka bagi publik untuk pertama kalinya selama 44 tahun. Resgistrasi untuk program ini cepat sekali penuh sepanjang bulan oktober. Seorang staff yang berasal dari pemerintahan Kota Seoul belum ada keputusan yang dibuat dalam peruntukan platfrom yang terbengkalai ini, termasuk apakah akan ada tur seperti ini lagi tahun depan.

 

  1. Tempat Persembunyian Presiden

Di salah satu distrik yang ada di Yeoido, terdabat sebuak bunker rahasia yang tersebunyi di bawah Yeouido Bus Transfer Center, dan sekarang digunakan sebagai musium publik. Tidak ada yang mengetahui tentang keberadaan bunker itu hingga akhirnya ditemukan pada tahun 2005 ketika pemerintah kota Yeoido tengah membangun  Bus Transfer Center di sana.

Pemerintah kota pun mengumpulkan ide-ide dari para penduduk dan akhirnya dari ide-ide tersebut pun disimpulkan untuk mengubah kawasan itu menjadi ruang pameran seni atau musium. Mereka membiarkan segala sesuatu yang ada di tempat seperti sedia kala dan hanya mengubah beberapa hal seperti memasang fasilitas keselamatan dan penyejuk ruangan.

Sebuah kotak yang ditumukan penuh dengan kunci-kunci ditampilkan di sana bersamaan dengan beberapa karya seni modern yang di bawa.

The Seoul Museum of Art, yang diluncurkan pada 19 Oktober lalu ini buka dari hari selasa hingga Minggu pada jam 10 pagi hingga jam 6 sore. Gratis!

 

3. Air-raid Shelter di Bawah Istana Gyeonghuigung

Tepat berada di bahwa salah satu bangunan bersejarah yang ada di Korea, yaitu  Gyeonghuigung, Jongno, ditemukan sebuah Air-raid Shelter atau penampuan rahasia yang berisi udara namun tertutup dari dunia luar oleh gerbang besi berwarna biru yang tebal.

Pintu ini merupakan tempat yang sangat menonjol di antara lingkungan yang dipenuhi rerumputan dan mengarah langsung pada ruang tersembunyi yang berasal dari masa penjajahan Jepang di Korea Seatan dari tahun 1910-1945.

Tempat ini sesungguhnya berada di bawah lokasi yang sebelumnya merupakan kamar raja dan ratu. Tempat ini diperkirakan dibangun pada tahun 1944 sebagai pelengkap dari stasiun komunikasi pada saat itu. Tujuannya mungkin untuk melindungi fasilitas jaringan dari kemungkinan serangan udara selama masa perang. Dinding beton yang dari luar tanpal setebal 4 meter dan  langit-langitnya setinggi 8,5 meter.

Area seluas 871 meter persegi ini dulunya dibanjiri oleh air ketika baru pertama kali ditemukan dan memiliki satu set sofa, sebuah kamar mandi dan toilet.

Pemerintah kota pun mencari-cari foto yang menunjukkan lokasi tempat tersebut di masa lalu dan akhirnya menarik kesimpulan bahwa bunker tersebut telah dibangun kembali pada tahun 1977.

Mereka juga percaya tempat itu dibangun sebagai tempat persembunyian rahasia bagi diktator pada masa itu, yaitu Park Chung-hee, karena lokasinya yang berada di bawah panggung  untuk acara Hari Angkatan Bersenjata pada tahun 1977.

Situs ini kemudian dibiarkan dalam keadaan aslinya dengan dinding dan lubangnya yang sudah tua. Lalu ditemukan pada tahun 1980-an saat adanya penggalian sebagai usaha pemulihan Gyeonghuigung.

Dalam usaha dibukanya tempat ini kembali sebagai salah satu bagian dari tur. Pemerintah Kota Seoul telah memasang efek suara istimewa dari sirene darurat dan beberapa suara yang meyerupai serangan undara untuk memunculkan kembali bagaimana rasanya ketika menggunakan tempat itu pada zaman dulu serta untuk menambah atmosfir yang menakutkan serta dingin di tempat itu.

Tempat ini sekarang dikelola oleh Musium Sejarah Seoul. Selama program tur, ada sekitar 960 warga yang berkunjung. Sebelumnya, kawasan ini hanya dibuka untuk keperluan pendidikan bagi siswa sekolah menengah dan atas yang dimulai pada tahun 2014 hingga 206 lalu.

 

Wow, bagaimana sobat Korean First? Keren banget ya tempat-tempat nya? Kira-kira di Indonesia ada yang begitu gak ya? Pasti keren deh!

(Siterjemahkan secara bebas dari Korea Herald)

Baca juga :

8 Jajanan Halal yang Bisa Kalian Temukan di Pinggir Jalanan Korea

6 Distrik Berpenduduk Internasional Terbanyak di Seoul

찜질방 – Jjimjil-bang : Menikmati Tempat Pemandian Umum Ala Korea

Wow! Indonesia Bebas Visa ke Korea! Ini 4 Tempat Menarik yang bisa Kamu Kunjungi di Pyeongchang

6 Tempat Makan Enak di Seoul, Harga Goceng!

KOREAN FIRST © 2018