Selamat Datang di Korean First

Pendidikan Terbaik Untuk Siswa Terbaik

Penasaran Apa Bedanya Bahasa Korea Selatan dan Bahasa Korea Utara? Ini Contoh 5 Kata yang Membedakannya!

Halo, Sobat Korean First! Kembali lagi kali ini kita akan mempelajari bahasa Korea dan kosakata-kosakatanya. Nah, tapi kali ini ada yang beda nih sobat Korean First! Kali ini kita akan mempelajari sedikit tentang bahasa Korea Utara. Kalian pasti penasaran kan, apa sih bedanya bahasa Korea di Selatan dan di Utara. Apakah kalau kita bisa lancar bahasa Korea di Selatan sudah pasti bisa mengerti bahasa Korea di Utara?

Hehehe, pasti kalian sudah gak sabaran banget kan ya pengen tahu contoh kata-kata yang membedakan bahasa Korea Utara dan bahasa Korea Selatan. Tapi sebelum kita beranjak ke sana, kalian harus tahu dulu sejarah mengapa bahasa di kedua negara yang sebenarnya satu ini bisa jadi sangat berbeda.

Pada masa penjajahan Jepang yang secara resmi menduduki Korea pada tahun 1910, ada banyak sekali peraturan kejam yang diberlakukan oleh jepang untuk menghapus homogenitas bangsa atau akar-akar bangsa Korea. Serangkaian kebijakan ini tentu sangat berdampak  bagi kebudayaan Korea termasuk di dalamnya perkembangan bahasa di Semenanjung Korea yang kala itu belum terpecah menjadi dua seperti sekarang.

Ketika Jepang akhirnya kalah dari sekutu dan akhirnya tidak memiliki pengaruh sama sekali di Korea. Bangsa Korea pun kembali mencoba menemukan jati diri mereka kembali. Akan tetapi, perang dunia kedua yang berakhir dengan dua kekuatan ideologi besar yaitu liberal dan komunis pun ternyata saling mempengaruhi di Korea. Hingga akhirnya, belum sempat bangsa Korea benar-benar pulih dari luka penjajahan dan perang saudara pun pecah.

Perang saudara yang pecah pada tahun 1950 dan berakhir pada tahun 1953 itu akhirnya memisahkan Semenanjung Korea menjadi dua yaitu Korea Utara dan Korea Utara. Di Utara, paham yang berkembang adalah Komunis sosialis sementara di Selatan paham yang berkembang adalah liberal demokratis. Perbedaan kedua paham ini pun akhirnya mempengaruhi kebijakan-kebijakan negara dalam mengembangkan bahasa Korea yang mereka milki masing-masing.

Di Korea Utara, bahasa Korea dipaksa untuk digunakan seasli mungkin. Ada banyak usaha  pemerintah Korea Utara untuk memfokuskan penggunaan bahasa Korea Asli itu, antara lain adalah mengeliminasi gaya menulis Jepang yang ditulis dari atas ke bawah menjadi dari kiri ke kanan, menginterpretasikan sebuah kata menjadi lebih sederhana, membuat makna sebuah kata sedekat mungkin dengan apa yang dimaksud dalam bahasa Korea Asli, dan yang terakhir adalah mengeliminasi beberapa bagian yang kurang sesuai dengan bahasa Korea Asli.

Nah, jika di Korea Utara bahasa begitu ketat diatur oleh pemerintah, di Korea Selatan bahasa Korea justru dibiarkan bebas dan berkembang sesuai dengan masyarakat karena ideologi negara yang liberal dan demokratis. Pemerintah tidak mengatur secara ketat penggunaan bahasa di Korea Selatan. Mereka justru lebih fokus dalam mengembangkan dan membangun kembali sekolah serta lembaga pendidikan di Korea Selatan yang telah banyak hancur pasca perang saudara.

Itu dia yang membuat bahasa Korea di Selatan dan di Utara menjadi berbeda, yaitu karena perang saudara dan ideologi bangsa yang berbeda. Untuk lebih jelasnya bagaimana perkembangan bahasa Korea di dua bagian semenanjung Korea itu kini berkembang. Berikut lima contoh perbedaan Bahasa Korea Selatan dan Bahasa Korea Utara!

Perasaan gak semua jus itu manis sih ya? Hehehe.

Panjang juga istilah bahasa Korea Utaranya

 

Bahasa Korea Selatan berubah seiring perkembangan zaman

Air untuk kulit biar kulitnya tidak kering dan dehidrasi…

Oke deh, itu dia lima contoh kata yang bisa kalian amati perbedaannya. Di Korea Utara, bahasa sangat dipaksakan untuk seasli mungkin agar menjadi simbol politik bagi Korea Utara. Simbol politik ini bertujuan untuk menunjukkan kepada Korea Selatan bahwa Korea Utara merupakan Korea yang asli karena berbeda dengan bahasa Korea Selatan yang banyak sekali kata serapan dari asing, Korea Utara selalu berusaha untuk menggunakan bahasa Korea asli. Mereka pun memilih untuk menggunakan dialek Pyongyang sebagai dialek standar dari bahasa Korea di Utara sementara di Selatan ada begitu banyak dialek yang berkembang.

Sesungguhnya, jika kita memperhatikan lebih saksama, perkembangan bahasa di Korea Utara dan Korea Selatan agak mirip dengan bahasa Melayu di Indonesia dan bahasa Melayu di Malaysia kan? Meskipun berbeda dari segi historis, kadangkala masyarakat Malaysia menganggap bahwa bahasa Indonesia adalah “jiplakan” dari bahasa mereka, dan bahasa merekalah yang asli. Hihihihi.

Baca juga:

9 Kata-Kata Putus Dalam Bahasa Korea, Mana yang Paling Nyesek?

Belajar Bahasa Korea Susah dan Ribet? Begini Praktisnya Belajar Bahasa Korea Secara Online

14 Kata-Kata Paling Romantis dalam Bahasa Korea, Hati-Hati Baper!

에 dan 에서: Partikel yang Berhubungan dengan Lokasi

9 Kata Dalam Bahasa Korea yang Bermakna Indah

 

KOREAN FIRST © 2018