KOREAN FIRST

Pendidikan Terbaik Untuk Siswa Terbaik

YallaKOREA Menarik Wisatawan Muslim Ke Seoul

 

Hingga awal tahun lalu, turis-turis dari Tiongkok merupakan turis yang paling mempengaruhi bisnis dan industri pariwisata Korea Selatan. Namun, seiring arus turis Tiongkok yang menurun karena adanya masalah politik antara Tongkok dan Korea Selatan tentang THAAD (Terminal High Altitude Area Defense) yang bekerja sama dengan Amerika Serikat, wisatawan-wisatawan Muslim pun akhirnya mengisi celah tersebut

Park Sang-woo, CEO YallaKOREA

YallaKOREA didirikan oleh Park Sang-won kurang dari dua tahun yang lalu untuk melayani turis-turis muslim yang berasal dari area Gulf (teluk) dengan pelayanan yang disesuaikan dengan para wisatawan.

Yallla sendiri dalam bahasa arab berarti “Ayo, Pergi!” (Let’s go!) yang sering kali digunakan di kawasan Gulf. Park Sang-won, sebagai CEO dari YallaKOREA pernah tinggal di Uni Emirat Arab dan Oman untuk waktu yang singkat dan mengatakan bahwa teman-temannyalah yang merekomendasikan nama tersebut.

Pada tahun 2017, ada sekitar 850 wisatawan menggunakan layanan YallaKOREA. Menyadari potensial tersebut, pemerintah Kota Metropolitan Seoul menawarkan dukungan dengan pemasaran perusahaan tersebut tahun lalu.

Korea menjadi begitu terkenal di dunia Muslim melalui Korean Wave. Drama-drama Korea sangat populer di dunia Arab dan menarik banyak sekali wisatawan yang ingin merasakan sendiri bidaya tradisional Korea dan juga kontemporernya.

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Korea Tourism Organization, 770.000 orang wisatawan muslim mengunjungi Korea pada tahun 2015 dan 980.000 orang pada tahun 2016. Indonesia  dan Malaysia adalah penyumbang wisatawan terbanyak, akan tetapi wisatawan yang berasal dari UAE dan negara-negara Arab lainnya pun perlahan tapi pasti terus tumbuh.

YallaKOREA menyediakan layanan lengkap, mulai dari penjemputan di bandara hingga mengatur aktivitas tur sehari dan makan di dalam maupun di luar Seoul. Para wisatawan muslim membutuhkan ruang salat selama perjalanan dan makan di restoran halal, akan tetapi di Korea sulit untuk menemukannya. Bagian dari tugas tim YallaKOREA adalah untuk menemukan tempat bagi para wisatawan tersebut untuk salat di setiap tujuan dan menyusun daftar restoran yang menyajikan makanan halal. Semua dikerjakan secara terperinci dan cermat.

Park Sang-won pun mengatakan, meskipun masih terhitung sulit untuk menemukan tempat-tempat wisatawa yang rama bagi wisatawan muslim, perubahan di tengah-tengah masyarakat Korea perlahan-lahan datang. “Ketika saya pergi ke Pasar Gwangjang bersama seorang teman Muslim, saya mendengar seorang penjual makanan yang menjual pangsit meneriakinya ‘tanpa daging!’. Saya merasa takjub karena ini berarti orang-orang di Korea mulai mengerti dan menghormati pengunjung Muslim dan kebutuhan mereka.” ungkap Park Sang Won.

Di antara kunjungan dan kegiatan yang ditawarkan oleh YallaKOREA, berkunjung dan berbelanja di Myeong-dong merupakan destinasi yang paling populer. Begitu juga Yongin Forest dan menonton pertunjukkan jalanan di Hongdae, Seoul.. ia juga menawarkan program untuk perjalanan menuju Busan dan Pulau Jeju kepada para wisatawan.

YallaKOREA juga menggunakan sarana video di YouTube untuk mempromosikan paket-paket wisata mereka dan memasarkan masakan-masakan Korea dalam bahasa Arab. “Mereka yang bisa berpergian ke Korea biasanya orang yang berkecukupan. Banyak orang di Mesir dan Maroko tidak dapat berpergian jauh,” ungkap Park.

YallaKOREA pun aktif di Instagram dan Snapchat. Hampir 60 persen pemesanan datang melalui media sosial, sisanya dari teman-teman Park dan klien sebelumnya yang kembali berkunjung.

Bisnis ini memang dimulai dengan niatan kecil Park yang ingin membantu teman-temannya mengunjungi Korea dengan lebih nyaman dan tentram.

Sebagai mahasiswa jurusan arsitektur, Park menghabiskan hampir satu tahun di UAE dan Oman pada tahun 2013 hingga 2014. Usahanya untuk memulai bisnis di UAE gagal, namun ia menemukan pesona pada bahasa Arab, budaya dan orang-orang di sana.

“Saya mengubah rencana saya dengan cepat dan berkata kepada diri saya sendiri  bahwa saya akan bertemu dengan banyak orang baru mungkin sebelum kembali ke Korea.”

Setelah dari UAE, ia pun pindah ke Oman untuk belajar bahasa Arab selama empat bulan. Setelah lulus, Park pun mendapat pekerjaan di LG Electronics. Di perusahaan itu ia bekerja selama setahun sebelum akhirnya ia memutuskan untuk berhenti dan mulai bisnisnya yaitu YallaKOREA.

“Saya memiliki banyak sekali teman di UEA dan Oman. Sementara saya bekerja untuk LG, beberapa dari mereka datang untuk mengunjungi Korea dan sayalah yang mengatur hal-hal untuk mereka. Ketika mereka kembali, mereka merekomendasikan saya kepada teman-temannya yang lain hingga akhirnya permintaan untuk membantu mereka pun datang lebih banyak hingga akhirnya saya berpikir untuk memulai bisnis baru.”

Dia pun merasa senang dengan bisnisnya yang kini mulai berkembang, tapi lebih penting lagi. Bisnis ini baginya adalah kesenangan karena membuat segalanya menjadi lebih mudah bagi para wisatawan Muslim yang berkunjung ke Korea.

 

(Source : The Korean Times)

Baca juga:

Luar Biasa! Barbershop Tertua di Korea ini Tidak Pernah Mengganti Alat Cukur Sejak Tahun 1950-an!

Pulau Jeju “Overdosis” Turis, Kalian Masih Mau ke Sana?

4 Hal yang Bisa Kalian Lakukan di Seongsu, Tempat “Pengungsian” Bagi Para Seniman Seoul

Coba Lihat! Ini 3 Lokasi Besejarah Korea yang Selama Ini Tersembunyi di Bawah Tanah

Daebak! Ini 5 Festival Musim Dingin yang Harus Kamu Kunjungi Kalau Pergi Ke Korea!

1 Comment

Add a Comment
  1. I like reading an article that can make people think.
    Also, thanks for permitting me to comment!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOREAN FIRST © 2018