Selamat Datang di Korean First

Pendidikan Terbaik Untuk Siswa Terbaik

Mengenal 6 Bumbu Utama dalam Masakan Korea

Halo, sobat Korean Frist semua!

Siapa di antara kalian yang suka makan masakan Korea? Yang setiap akhir pekan maraton dari 식당 (sikdang – restoran) yang satu ke 식당 yang lainnya. Nah, daripada kalian beli masakan Korea terus, akan lebih baik kalau kalian masak sendiri. Selain porsinya bisa dibanyakin sendiri, pasti rasanya bisa disesuaikan dengan lidah kita kan. Tapi, meskipun rasanya bisa disesuaikan dengan lidah kita, kalian tentu harus mengetahui bumbu-bumbu dasar serta yang paling utama dalam bahasa Korea.

 

Bubuk cabai – Gochugaru: 고추가루

Rasa pedas yang unik dalam masakan Korea muncul dari bubuk cabai atau gochugaru ini. Berbeda dengan masakan Indonesia yang selalu menggunakan cabai asli, dalam masakan Korea rasa pedas didapat dari bubuk cabai ini. Bubuk cabai dibuat melalui proses pengeringan dan penggilingan. Sehingga rasanya mungkin tidak sepedas seperti cabai di Indonesia.

Pasta Cabai – Gochujang: 고추

A post shared by 비애래 (@viaerae) on

Jika kalian memperhatikan masakan Korea, kalian pasti bisa merasakan bahwa mayoritas masakan Korea berwarna merah. Nah, FYI aja, yang menciptakan warna merah di dalam masakan Korea adalah bumbu ini. Biasnaya pasta cabai atau gochujang ini digunakan dalam pembuatan kimchi untuk menciptakan warna merah yang khas atau dalam masakan-masakan lain. Namun, sesungguhnya, pasta cabai ini juga nyaris digunakan di setiap masakan Korea, seperti dalam menu pendamping, sup, dan panggangan. Kadang digunakan untuk merendam daging juga sebelum dipanggang. Pasta cabai dibuat dari fermentasi kedelai, bubuk cabai, garam, dan tepung beras.

Sirup manis Korea/sirup beras/sirup jagung – Mulyeot: 물엿

Di Korea, pemanis dalam masakan biasanya bukan merupakan gula, melainkan sirup. Sirup-sirup ini bermacam-macam, ada yang berbahan dasar jagung, beras, atau tebu. Kenapa mereka menggunakan sirup ketimbang gula pasir? Ini untuk memperlihatkan kesan bling-bling atau shiny dalam masakan.

Minyak Wijen – Chamgireum: 참기름

A post shared by 정고은 (@jeong_go_eun_) on

Minyak wijen digunakan secara masal dalam setiap masakan Korea. Selain digunakan dalam makanan pendamping, digunakan juga saat menanak nasi, memaggang daging atau bahkan untuk cocolan sebagai penyedap makanan.

Bawang Putih – Manul: 마늘

A post shared by 임은주 (@eunju1235) on

No garlic, no live. Bawang putih is everywhere, Sobat Korean First! Jadi kalau kalian ingin memasak makanan Korea, sedia bawang putih sebanyak-banyaknya!

Jahe – Saenggang: 생강

Jahe menjadi salah satu bumbu rahasia dalam masakan Korea. Banyak yang tidak menyadari kehadiran jahe dalam masakan Korea karena bumbu-bumbu lain terasa lebih kuat, padahal jahe menjadi salah satu bahan yang tak pernah dilupakan.

 

Sudah siap berkreasi di dapur sobat, Korean First?

KOREAN FIRST © 2018