HomeSerba serbiCara menghitung umur di Korea ribet?
menghitung umur di Korea

Cara menghitung umur di Korea ribet?

Sistem Umur Korea Selatan ribet?

Semua orang tahu bahwa usia meruakan hal yang penting di Korea. Bahkan jika kalian hanya berusia beberapa bulan lebih muda saja, orang Korea pasti mengharapkan kalian untuk berbicara dengan sopan dan hormat sebelum kalian bisa kenal lebih dekat dengan mereka. Di dalam bahasa Korea pun ada yang namanya tingkat tutur, yaitu tingkatan bahasa dari yang paling tidak sopan atau banmal hingga tingkatan paling sopan atau nopimal.

Saking pentingnya usia di dalam masyarakat Korea hingga mempengaruhi cara berprilaku dan berbahasa, sistem umur atau penandaan usia mereka pun sangat ribet karena meskipun secara tertulis masyarakat Korea mengikuti perhitungan internasional yaitu usia dimulai sejak anak itu lahir. Pada praktiknya, masyarakat Korea masih menggunakan sistem Saeneun Nayi atau counting age.

Sistem Umur Saeneun Nayi

Sistem saeneun nayi ini akan menghitung umum bayi dimulai sejak saat ia masih di dalam kandungan dan memberikan tambahan umur satu tahun lagi lagi pada tanggal 1 Januari meskipun itu bukan ulang tahun mereka. Jadi fakta lucunya, ketika seorang bayi lahir pada tanggal 31 Desember, maka ia sudah berusia 1 tahun, dan esok harinya pada tanggal 1 Januari ia akan berusia 2 tahun.

Wow, gila ya!

Sistem perhitungan umur yang begitu ribet seperti ini berasal dari Tiongkok yang selama berabad-abad lalu menyebar ke berbagai penjuru Asia meskipun tidak cukup jelas mengapa sistem perhitungan umur seperti ini dibuat dan digunakan. Ada yang mengatakan bahwa budaya mengormati ibu menciptakan sistem usia menghitung waktu janin masih di dalam rahim. Meskipun tidak ada dokumentasi  serta data-data sejarah yang jelas untuk teori ini.

Dan ada pertanyaan yang lebih membingungkan lagi, mengapa pada perkembangan selanjutnya sistem seperti ini tidak digunakan lagi di Tiongkok, Jepang, bahkan Korea Utara tapi masih sering kita pakai di Korea?

Tidak ada yang bisa menjelaskan atau menjawab pertanyaan itu.

Sayangnya, kebingungan akan sistem perhitungan umur di Korea Selatan tidak berhenti sampai di sini saja. Sesungguhnya selain sistem internasional dan sistem yang disadur dari Tiongkok sebelumnya, mereka juga kadang menggunakan sistem yeon nayi atau year age. Sistem ini hanya menambahkan satu tahun dari usia internasional kalian.

Membingungkan? Saya pun bingung menulis artikel ini. Hahaha.

Jadi, kita ambil contoh saja penyanyi terkenal yaiti Psy yang lahir pada 31 Desember 2017. Sekarang, ia berusia 40 tahun jika kita menghitung menggunakan perhitungan internasiona. Akan tetapi ia sekarang berusia 41 tahun jika menggunakan perhitungan yeon nayi dan berusia 42 tahun jika menggunakan perhitungan saeneun nayi. Wow, jadi yang bener yang mana dong?

Bahkan orang Korea pun bingung jika ditanya soal usia. Jadi, kadang untuk menghindari kebingungan yang sering terjadi karena masing-masing orang menghitung umurnya dengan cara yang berbeda-beda. Mereka lebih memilih untuk bertanya “Tahun berapa kamu lahir?” atau “Kamu line berapa?” dan semakin modern Korea sekarang, semakin banyak orang yang hanya menggunakan sistem usia internasonal karena lebih mudah dimengerti oleh orang-orang dari luar Korea.

[INFO KELAS ONLINE]

Ingin Menguasai Bahasa Korea? Yuk Ikuti Kelas Onlinenya di Korean First. Materi Terlengkap, Tutor Terbaik, Biaya Termurah, & 100% Berkualitas.

kursus bahasa koreaKelas Online Terbaik, Ya Di Korean First!

Share:

    1 Comments

  1. Gyuulll
    3 April 2024
    Balas

    Terimakasih ka atas infonya~

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like