HomeKehidupan KoreaPengangguran di Korea Selatan Melampaui Amerika?
Jurusan Bahasa Korea

Pengangguran di Korea Selatan Melampaui Amerika?

Halo sobat Korean First? Mau tau ngga berita tentang Korea yang sangat populer? Berita ini tentang masalah yang dihadapi oleh negara Korea secara keseluruhan. Yaitu, ternyata tingginya pengangguran di negara Korea menjadi masalah yang serius. Wah, mungkin karena mereka negara maju ya?

Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) menyatakan pada bulan juni 2019 tingkat pengangguran usia muda (15 – 19 tahun) di Korea mencapai 10,4 persen dengan jumlah 453.000. Angka ini mengalami kenaikan satu poin dari tahun yaitu 9 persen dengan jumlah 388.000.

Tingkat pengangguran usia muda yang melebihii 10 persen ini membangkitkan kekhawatiran sosial karena melonjaknya tingkat pengangguran ini juga pernah terjadi pada tahun 2009 dan 2014.

Meskipun dalam masa pemerintahan Moon Jae-in telah berjanji untuk memprioritaskan lapangan kerja bagi kaum muda. Namun pada kenyataannya, kapangan kerja untuk masyarakat usia 20-an dan awal 30-an masih belum cukup. Selain itu, pemerintah telah dikritik karena menaikan upah minimun yang sangat tajam beberapa tahun belakangan ini sehingga menghambat perekrutan tenaga kerja.

Akibat dari kondisi ini,Korea kehilangan posisinya dibandingkan dengan negara-negara lain. OECD yang memiliki peringkat PDB per kapitanya di bawah Negeri Ginseng tersebut. Seperti Hungaria yang mencatat angka pengangguran usia muda 10,2 persen pada tahun 2018, lalu Slovenia 8,8 persen, Meksiko 6,9 persen, dan Republik Ceko 6,7 persen.Bahkan Amerika Serikat juga telah mengurangi tingkat pengangguran usia muda menjadi 8,6 persen saja.Sementara Jepang, negara yang sekarang ini sedang bersetegang dengan Korea dalam perang dagang sendiri menjadi negara dengan tingkat pengangguran usia muda terendah, dengan jumlah 3,7 persen, di antara 36 anggota OECD lainnya.

Oh Jung-keun, seorang profesor dari Universitas Konkuk mengatakan. “Pemerintah yang  berkuasa hanya berpikir untuk mempercepat kenaikan upah minimum menurut undang-undang saja. Sehingga mengabaikan peraturan dan memperluasan fleksibilitas pasar tenaga kerja.”

Dengan kondisi lapangan kerja yang seperti ini, para ahli terus mendesak pemerintah untuk menghilangkan hambatan regulasi untuk sektor jasa. Seperti keuangan, logistik, dan pariwisata, untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerjaan baru.  

[INFO KELAS ONLINE]

Ingin Menguasai Bahasa Korea? Yuk Ikuti Kelas Onlinenya di Korean First. Materi Terlengkap, Tutor Terbaik, Biaya Termurah, & 100% Berkualitas.

kursus bahasa koreaKelas Online Terbaik, Ya Di Korean First!

Share:

    1 Comments

  1. Kureu
    3 April 2024
    Balas

    Terimakasih ka atas infonya~

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like